Thursday, January 27, 2011

06.00 WIB


Aku benci pagi karena malam lebih bersahabat.
: Jika bisa kubunuh matahari, akan aku tiup apinya sampai menjadi abu. Kemudian akan aku buang abu kesombongannya ke ujung tata surya agar membeku tanpa ada yang tahu.

Aku benci pagi karena malam lebih bersahabat.
: Terkutuklah bulan yang selalu mengalah untuk bersembunyi menghadapi manusia. Akan aku kejar sampai kau mengatakan lelah itu bukan untuk mengalah apalagi kalah. Jika bisa kutangkap, akan aku suruh bulan berdiri kembali untuk menggantikan matahari di pagi hari.

Aku benci pagi karena malam lebih bersahabat.
: Menjelmalah kalian wahai kunang-kunang menjadi bintang penerang siang. Kita sudah bunuh matahari, jangan kalian lari. Menarilah sesuka hati di atas langit untuk menerangi kami yang tidak pernah sudi pada matahari.

Aku benci pagi karena malam lebih bersahabat.
: Aku ingin Tuhan mengulang kembali penciptaan. Padamkan matahari dan angkatlah bulan menjadi raja. Bulan tak butuh surya karena dia lah satu-satunya cahaya. Harusnya begitu dan jangan begini. 

Aku benci pagi karena malam lebih bersahabat.
: Tahukah kamu bahwa Tuhan sudah menandatangani kontrak dariku?



Selamat datang, Bulan!
Selamat datang, Malam!

No comments:

Post a Comment

Blog Archive